Selamat Datang di Blog Swara Perubahan

Selamat Datang di Blog Swara Perubahan, Swara kritis, Swara independen dan Swara Terpercaya.
Segera Informasikan segala bentuk Pristiwa apa yang anda lihat, apa yang anda rasakan dan apa yang anda alami ke Email; swaraperubahan@gmail.com.

Kamis, 16 Juni 2011

KEMATIAN GURU SD INPRES I BONERATE MASIH MENYIMPAN MISTERI


selayar sp -kematian indar hajra kartini seorang guru SD inpres I bonerate masih menyimpang misteri utamanya dari pihak keluarga makanya mereka meminta jenasah indar di otopsi untuk memastikan apakah dia bunuh diri atau di bunuh oleh suaminya sendiri karna senin 6 juni 2011 kemarin sudah genap satu bulan kasus ini dan belum ada titik terang
tini panggilan korban tewas tertembak dari pistol suaminya sendiri brigadir dedy arsandy 27,jumat 6 mei 2011 yang lalu pristiwa ini terjadi sekitar pukul 11 30 wita di kamarnya sebutir peluru menembus dahi kiri tembus ke belakang kepala dan peluru tersebut mengenai tembok saking kerasnya tembakan tersebut, dan pada hari itu juga brigadir dedy langsung di amankan bersama barang bukti pistol di polsek passimarannu tempat dedy bertugas selanjutnya di bawa ke mapolres selayar dengan pengawalan ketat oleh tim yang di perintahkan kapolres , dedy dengan tangan di borgol di
bawa dengan kapal laut menuju ke benteng begitu pula jenasah istrinya di bawa ke benteng juga dengan kapal laut yang berbeda menurut pengakuan dedy kepada tim polres yang menjemputnya bahwa istrinya yang menembak sendiri kepalanya dan sudah berusaha merampas pistol tersebut tapi tetap di salahkan karna dia lalai dalam hal menyimpang senjata api dan kasus ini masih tahap penyelidikan dan sampai saat ini tetap di usut dan mengumpulkan bukti bukti terbaru serta mengumpulkan keterangan saksi dari hasil olah tkp dari lapangan, sambil menunggu hasil proyektil peluru yang menembus kepala indar hajrah kartini yang saat ini masih di teliti ahli forensik universitas hasanuddin makassar kepala rsu bhayangkara akbp dr purwadi di makassar mengatakan prosesnya masih berjalan"kami limpahkan proyektil tersebut setelah melakukan visum kepada korban diunhas untuk kemudian diidentifikasi tapi hingga saat ini belum ada hasil yang di laporkan,paparnya
sementara kapolda sulselbar irjen pol johny wainal usman mengatakan kapada pers walau belum menetapkan tersangkah dalam kasus ini jenderal bintang dua ini optimistis akan menyelidiki lebih lanjut"senjata ini yang menjadi bukti dan sekaligus saksi yang akan menguak kematian istri polisi tersebut intinya polisi yang bersangkutan tetap di periksa dan harus bertanggun jawab katanya.
sementara itu orang tua korban ismail yang di temui sp yakin anaknya tidak bunuh diri tapi di bunuh oleh suaminya anak kami slama ini tidak perna mengeluh terkait kisruh rumah tangganya terus dia seorang guru, trus dia punya 2 anak jadi saya tidak yakin dia tidak berpikiran untuk mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri dia pikirannya untuk masa depan dan baru baru ini dia beli rumah di BTN selayar regensi dengan harga ratusan juta dan sebuah sepeda motor metik dan motor ini di beli sebelum mereka menikah jadi kalau kita pikir secara logika tidak masuk akal masa beli rumah mahal baru dia bunuh diri kami mendengar juga dari orang orang di bonerate bahwa sejak adanya orang ke tiga menganggu rumah tangga anak kami 3 bulan terakhir ini hubungan mereka tidak harmonis lagi karna perempuan ke 3 itu seorang bidan yang berisial sk yang juga warga di sana(bonerate Red) dan bertugas di puskesmas bonerate passimarannu apalagi sudah hamil 2 bulan juga hasil hubungan gelapnya dengan dedi tapi anak kami tidak perna menyampaikan kepada kami masalah ini nanti kejadian ini baru saya tahu semua,olehnya itu saya minta kepada bapak kapolda untuk memirintahkan anggotanya mengusut tuntas kasus ini dan menghukum seberat beratnya orang yang membunuh anak saya karna saya yakin anak kami tidak bunuh diri apalagi sekarang 2 anak almarhum masih umur balita yang pertama anaknya bernama sikri sahra risandi umur 1 tahun 7 bulan anak ke dua bernama tika sulahda risandi umur 6 bulan dan duanya masih menyusui jadi mana mungkin dia berpikiran pendek kata ismail dengan nada sedih
sementara salah seorang keluarga korban yang di temui sp mendesak pihak kepolisian untuk mengungkap misteri kematian ini karna sudah satu bulan belum ada hasilnya sementara kalau polisi yang jadi korban cepat terungkap inikan tidak adil makanya klu blum terungkap sampai akhir bulan ini kami dari pihak keluarga dan warga akan mendatangi polres untuk menggelar aksi damai dan mempertanyakan langsung hasilnya jangan sampai kasus semacan ini terulang lagi di selayar katanya(Tim sp)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SWARA PERUBAHAN DALAM VIDEO

Berita Nasional