Swara Perubahan Online – Aktifis
Mahasiswa Kepulauan sebagai perwakilan Masyarakat Kecamatan Pasimasunggu
Timur melakukan Aksi Unjuk Rasa di
Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar Sulawesi Selatan
Senin (05/12), dimana sebelumnya aksi
unjuk rasa mahasiswa yg mengatasnamakan dirinya Forum Pemerhati Kecamatan
Pasimasunggu Timur (FPK-Pastim) dengan Kordinator Lapangan Muassir dan
didukung aktifis-aktifis Ikatan
Mahasiswa Muhammadiyah, Himpunan Mahsiswa Muslim dan Himpunan Pelajar Mahasiswa
Kepulauan Selayar berorasi diruas-ruas
jalan protocol dalam kota Benteng termasuk di depan Rumah Jabatan Bupati yang
kemudian dengan berjalan kaki mendatangi Kantor Bupati Kepulauan Selayar, dalam orasinya para aktifis meneriakkan agar
Camat Pasimasunggu Timur Arifuddin, SE
beserta Sekretaris Kecamatan Pasimasunggu Timur Rustam dicopot dari jabatannya karena dinilai tidak becus memerintah
Kecamatan Pasimasunggu Timur.
Upaya mahasiswa untuk menduduki Kantor Bupati Kepulauan
Selayar sempat dihadang Sat. Pol. PP Kab. Kepulauan Selayar sehingga sempat terjadi saling dorong dan
nyaris terjadi bentrokan fisik, sehingga para Mahasiswa melanjutkan Orasi
secara bergantian didepan Kantor Bupati Kepulaun Selayar sambil meneriakkan
yel-yel dan membacakan pernyataan sikapnya sampai perwakilan Mahasiswa tersebut diterima
Sekretris Daerah Selayar DR. Zainuddin, SH, MH beserta pejabat teras Pemda
Selayar diruang Pola Kantor Pemda Kab. Kepulauan Selayar.
Perwakilan FPK-Pastim saat
diterima Sekda Kab. Kepulauan Selayar, Muassir beserta rekan-rekan
menyampaikan aspirasinya dan membacakan pernyataan sikapnya dengan suara
lantang didepan Pejabat teras Pemda Selayar dengan mengatakan “Keluhan
masyarakat dengan fakta dan dinamika
yang diperlihatkan camat yang begitu bobrok dan tidak mampu memberikan solusi
menganai apa yang diharapkan masyakat Pasimasunggi Timur baik dilihat dari
system pemerintahan, pengorganisasian masyarakat, pembinaan terhadap pemuda
sebagai generasi masa depan, pemberdayaan perempuan. Dengan melihat kondisi ini
masyarakat memaksa untuk melakukan perlawanan sebagai bentuk kekecewaan
terhadap pemerintah daerah dan mendesak agar Bupati Kepulauan Selayar untuk
mencopot Camat dan Sekcam Kec. Pasimasunggu Timur karena dianggap tidak mampu
melaksankan tugasnya dan menggantinnya dengan camat yang lebih agresif dan
fisioner dan mampu menyelesaikan kasus-kasus ditingkat pemerintahan Desa”,
selain itu para aktifis mahasiswa sempat mengeluarkan stetmen yang sifatnya
mengancam apabila aspirasi mereka tidak dipenuhi oleh Bupati Selayar, maka
mereka menganggap Bupati tidak pro terhadap masyarakat dan sebagai biang kerok
bobroknya pemerintahan camat di Pasimasunggu Timur, serta mereka akan menduduki secara paksa kantor
Camat Pasimasunggu Timur sampai tuntutan mereka dipenuhi.
Setelah mendengar aspirasi perwakilan masyarakat pasimasunggu timur,
Sekretaris Daerah Kab. Kepulauan Selayar DR. Zainuddin, SH. MH. Berjanji akan
merespon tuntutan mahasiswa tersebut dan menjadikannya skala prioritas untuk
dilaporkan kepada Bupati Selayar yang saat ini tidak berada ditempat, sehingga
meminta kepada mahasiswa untuk membuat daftar permasalahan yang ada di
Kecamatan Pasimasunggu serta meminta waktu kepada mahasiswa untuk memberikan
jawaban dari tuntutan masyarakat pasimasunggu timur. (Rd)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar