Selayar SP Online – Naas menimpa Brigadir Abidin seorang anggota Polisi yang
mencoba melerai dua kelompok pemuda yang
sementara bertikai di Kompleks Pa'batuang Jalan Bontopanappasa Benteng Kab.
Kepulauan Selayar minggu (15/01/12), saat itu Brigadir Abidin Anggota polsek
Bontoharu Polres Kepulauan Selayar melaksanakan tugas sambang desa selaku Babinkamtibmas
dan kebetulan melintas ditempat kejadian
dimana terjadi perkelahian pemuda, ketika hendak melerai kedua kelompok yang
bertikai naas bagi berigadir Abidin yang saat itu tidak membawa senjata, kedua
kelompok yang bertikai tadi dalam keadaan mabuk langsung menyerang dan
mengeroyoknya dengan menggunakan parang dan potongan kayu.
Pak Abidin yang
saat itu berteriak beberapa kali saya Polisi - saya Polisi dikeroyok secara
membabi buta tanpa adanya pertolongan dari masyarakat sekitar kata seorang
saksi mata yang juga kebetulan melintas ditempat kejadian, menurut saksi
lainnya yang juga enggan menyebutkan identitasnya ketika ditemui SP mengatakan
setelah melakukan pengoroyokan dan penganiayaan para pelaku yang menganiaya
Brigadir Abidin langsung melarikan diri masuk
dihutan-hutan mencari persembunyian, dan dari pengakuannya pelaku
diketahui bernama BC seorang resedivist
yang baru satu bulan bebas dari lembaga pemasyarakatan karena kasus pencurian,
pelaku lainnya AS, IC, SP, KH dan 1 org
lainnya belum dikenal identitasnya.
Korban
Brigadir Abidin dalam kondisi berlumuran darah ditolong dan dilarikan oleh
keluarganya Nawir yang kebetulan mendengar kejadian dan langsung ketempat tersebut dan memberikan pertolongan dan
melarikannya ke IGD RSUD KH. Hayyung Selayar untuk mendapatkan pertolongan,
akibat pengoroyokan tersebut Brigadir Abidin menderita luka parah dikepala
akibat bacokan benda tajam dan luka-luka disekujur tubuhnya akibat benda
tumpul.
Kapolres
Selayar AKBP Setiadi SH, MH bersama Waka Polres Selayar Kompol M. Anwar, sesaat
setelah menerima laporan yang menimpa anggotanya langsung membesuk korban di
IGD RSUD KH. Hayyung dan langsung membentuk team dan memimpin pengejaran kepada
para pelaku sehingga hingga saat ini pelaku yang berhasil diamankan baru 3
(tiga) orang beserta beberapa barang
bukti termasuk parang dan potongan kayu, sedang yang lainnya masih buron
terutama BC yang residivist dan tidak segang-segang menyerang dan melukai
korbannya sehingga masyarakat diharapkan tetap waspada dan kerjasamanya
terutama dalam memberikan informasi keberadaan para pelaku. (Rd)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar